Senin, 20 Desember 2010

Memanfaatkan Sampah Organik


Tahukah anda bahwa sampah yang tadinya tak berguna yang biasanya dibakar orang, sebenarnya bisa dimanfaatkan menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Kompos merupakan salah satu jenis media tanam organik.Kompos dapat berasal dari berbagai macam bahan - bahan seperti dedaunan yang rontok,jerami bahkan rumput.Bahan itu kemudian di fermentasikan dengan bantuan mikroorganisme tertentu sehingga terjadi perombakan bahan organik padat,sementara sampah bisa dijadikan bahan dasar pembuatan kompos. Jadi sampah yang bisa dijadikan pupuk itu jangan dibakar sehingga bisa mengurangi polusi dan bisa menguntungkan kita dengan membuat kompos jadinya kita tidak perlu membeli pupuk mahal - mahal, kita dapat menghemat biaya dan lingkungan kita bisa bersih dari sampah

Cara Membuat Lubang Biopori


Bagaimana membuat lubang biopori? Pada Minggu pagi, 20 April 2008 saya berkesempatan menyaksikan dan juga mencoba membuat lubang biopori.

Acara ini rencananya dihadiri oleh Ibu Hj.Tati Fauzi Bowo, yang juga merupakan Ketua Dewan Pendiri Caring Community. LSM Caring Community, Lions Clubs Indonesia Distrik 307 A, beserta pihak pemerintah daerah tampaknya ingin mensosialisikan cara pembuatan biopori di kawasan yang terkenal memiliki cukup banyak wilayah terendam banjir kali Krukut. Lurah Petogogan, Ibu Nurul Baiti, serta ketua BPLH (Badan Pengelola Lingkungan Hidup) Jakarta Selatan Bapak Joni Tagor tampak sibuk mempersiapkan acara yang bertujuan untuk memasyarakatkan pembuatan lubang resapan biopori sebagai langkah pencegahan kerusakan lingkungan hidup.

Lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna untuk mengurangi genangan air dan sampah organik serta konservasi air bawah tanah. Untuk setiap 100 m2 lahan idealnya Lubang Resapan Biopori (LRB) dibuat sebanyak 30 titik dengan jarak antara 0,5 - 1 m. Dengan kedalam 100 cm dan diameter 10 cm setiap lubang bisa menampung 7,8 liter sampah. Sampah dapur dapat menjadi kompos dalam jangka waktu 15-30 hari, sementara sampah kebun berupa daun dan ranting bisa menjadi kompos dalam waktu 2-3 bulan.

Ternyata membuat lubang resapan biopori itu sangat mudah.

1. Dengan sebuah bor LRB kita bisa membuat lubang, untuk memudahkan pembuatan lubang bisa dibantu diberi air agar tanah lebih gembur.

2. Alat bor dimasukkan dan setelah penuh tanah (kurang lebih 10 cm kedalaman tanah) diangkat, untuk dikeluarkan tanahnya, lalu kembali lagi memperdalam lubang tersebut sampai sebelum muka air tanah (30 cm sampai dengan 100 cm).

3. LRB dalam alur lurus berjarak 0,5 - 1 m, sementara untuk LRB pohon cukup dibuat 3 lubang dengan posisi segitiga sama sisi.

4. Pada bibir lubang dilakukan pengerasan dengan semen, pada acara kemarin semen digantikan dengan potongan pendek pralon. Hal ini untuk mencegah terjadinya erosi tanah.

5. Kemudian di bagian atas diberi pengaman besi supaya tidak terperosok ke dalam lubang.

6. Masukkan sampah organik (sisa dapur, sampah kebun/taman) ke dalam LRB. Jangan memasukkan sampah anorganik (seperti besi, plastic, baterai. Stereofoam,dll)!

7. Bila sampah tidak banyak cukup diletakkan di mulut lubang, tapi bila sampah cukup banyak bisa dibantu dimasukkan dengan tongkat tumpul, tetapi tidak boleh terlalu padat karena akan mengganggu proses peresapan air ke samping.

Pemeliharaan LRB:

1. Lubang Resapan Biopori harus selalu terisi sampah organik

2. Sampah organik dapur bisa diambil sebagai kompos setelah dua minggu, sementara sampah kebun setelah dua bulan. Lama pembuatan kompos juga tergantung jenis tanah tempat pembuatan LRB, tanah lempung agak lebih lama proses kehancurannya. Pengambilan dilakukan dengan alat bor LRB.

3. Bila tidak diambil maka kompos akan terserap oleh tanah, LBR harus tetap dipantau supaya terisi sampah organik.


Sambil menyaksikan Bapak Budiman Simarmata, Plh Walikota Jakarta Selatan membuat LRB, saya sempat bercakap-cakap dengan Bapak Soehartono Soedargo yang mewakili Komunitas Usiawan Kelurahan Melawai Pandya Sanggraha. Komunitas ini cukup aktif dalam ikut mensosialisasikan LRB, bahkan mereka juga berkomunikasi secara intens dengan Bapak Kamir Brata yang mendapatkan ide LRB ini dari rimba. Tampaknya memang dengan turut sertanya semua lapisan masyarakat akan lebih mudah terjalin kerjasama menyelamatkan lingkungan hidup. Semakin banyak yang mengerti secara jelas proses pembuatan LRB ini maka kemungkinan akan semakin banyak yang perduli, karena seperti yang saya baca di punggung kaos seorang hadirin "Bersama kita menyimpan air di musim hujan, memanen air di musim kemarau".

Ketika mencoba membuat LRB sendiri di dalam pekarangan rumah orang tua saya, terasa sedikit berat ketika mengebor tanah, tapi dengan bantuan air dan sedikit tekanan pada alat bor ternyata cukup mudah pembuatannya. LRB bisa dibuat di dasar saluran air, dasar alur di sekeliling batang pohon, batas taman, maupun pada paving block.



Sumber data: Brosur Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta, serta perbincangan dengan Bapak Soedargo (Komunitas Usiawan Kelurahan Melawai) dan Ibu Tres (Caring Community).

CARA MENJERNIKAN AIR

Kebutuhan akan air bersih untuk air minum, memasak, mencuci, mandi dan sebagainya di daerah pedesaan dan pinggiran kota harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri.

Ada 8 metode penjernihan air sederhana baik secara alami maupun kimiawi yang akan diuraikan berikut ini dapat digunakan di desa dan daerah pinggiran kota, karena menggunakan teknologi sederhana serta bahan dan alatnya mudah didapat. Metode penjernihan air tersebut antara lain adalah:

1)METODE PENJERNIHAN AIR-1: CARA PENYARINGAN-1 dengan kerikil,ijuk,pasir,arang tempurung kelapa & pecahan bata

2)METODE PENJERNIHAN AIR-2: CARA PENYARINGAN-2 dengan batu,kerikil,pasir,arang, ijuk,koral

3)METODE PENJERNIHAN AIR-3: CARA PENYARINGAN-1 dengan kerikil, arang aktif, ijuk, pasir DAN BAHAN KIMIA dengan tawas, bubuk kapur dan kaporit

4)METODE PENJERNIHAN AIR-4: CARA PENYARINGAN-2 dengan ijuk, arang, kerikil, pasir, pecahan genting DAN BAHAN KIMIA dengan tawas, bubuk kapur dan kaporit

5)METODE PENJERNIHAN AIR-5: MENGGUNAKAN BIJI KELOR (MORINGA OLEIFERA)

6)METODE PENJERNIHAN AIR-6: PENGOLAHAN AIR GAMBUT UNTUK DAERAH RAWA PASANG SURUT

7)METODE PENJERNIHAN AIR-7: “JEMPENG” (SARINGAN BATU CADAS) DI BALI

8)METODE PENJERNIHAN AIR-8: MENGGUNAKAN ARANG SEKAM PADI


1. METODE PENJERNIHAN AIR-1: CARA PENYARINGAN – 1 dengan kerikil, ijuk, pasir, arang tempurung kelapa dan pecahan bata

Penjernihan air minum secara sederhana ini merupakan penjernihan air dengan cara penyaringan. Bahan penyaringan yang digunakan adalah kerikil, ijuk, pasir, arang tempurung kelapa dan pecahan bata.

(i)BAHAN DAN PERALATAN
1.2(dua)drum ijuk
2.pipa PVC dengan diameter ¾ inci
3.kran air
4.pasir
5.kerikil
6.potongan bata
7.gergaji
8.parang
9.besi
10. bor
11.kuas
12.ember
13.cangkul

(ii)PEMBUATAN

1.Membuat pipa penyaringan (lihat Gambar 1.) :
a.Ambil 2 pipa PVC diameter 0,75 inci dengan panjang 35 cm.
b.Pipa PVC dilubangi teratur sepanjang 20 cm.
c.Bagian dr pipa yg dilubangi dibalut dg ijuk kemudian ijuk diikat dg tali plastik
d.Salah satu ujung pipa dibuat ulir.

2.Pemasangan pipa penyaring (lihat Gambar 2.).
Pipa penyaring dipasang pada drum pengendapan dan penyaringan dengan jarak 10 cm dari dasar drum.

3.Membuat drum pengendapan (lihat Gambar 2 dan 3)
a.Buat lubang dg bor besi 10 cm dari dasar pd dinding drum untuk pipa penyaring.
b.Pasang pipa penyaring yg sudah dibalut pd soket yg sudah tersedia
(lihat keterangan No. 2)
c.Pasang kran
d.Buat lubang pada dasar drum dengan tutup.

4.Membuat drum penyaring (lihat Gambar 2 dan 3)
a.Buat lubang untuk pemasangan pipa penyaring dengan jarak 10 cm dari dasar drum.
b.Isi drum berturut-turut dengan krikil setebal 20 cm, ijuk 5 cm, pasir 20 cm, arang 10 cm, ijuk 10 cm dan potongan bata 10 cm.

5.Penyusunan drum endapan dan penyaringan (lihat Gambar 3)
a.Drum pengendapan dan penyaringan disusun bertingkat.
b.Kran-kran ditutup dan air diisikan ke dalam drum pengendapan
c.Setelah 30 menit air dari drum pengendapan dialirkan ke dalam drum penyaringan.
d.Aliran air yg keluar dr drum penyaringan disesuaikan dg masukan dr drum pengendapan.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Jati Diri Bangsa

Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia.
Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh positif globalisasi terhadap jati diri bangsa.
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis, karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Jika pemerintahan dijalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa jati diri terhadap negara menjadi meningkat.
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang dapat menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa serta akan mempertebal jati diri kita terhadap bangsa.
Pengaruh negatif globalisasi terhadap jati diri bangsa.
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya jati diri bangsa akan luntur.
2. Globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya jati diri bangsa kita.
3. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
5. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
Dampak di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap jati diri bangsa. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau luntur. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Bila dilaksanakan belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dilaksanakan akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Pengaruh Globalisasi Terhadap jati diri di Kalangan Generasi Muda.
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang. Dari cara berpakaian banyak remaja-remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Padahal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda, internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu akan memperoleh manfaat yang berguna. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu hand phone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak tahu sopan santun dan cenderung tidak peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya generasi muda bangsa? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkhis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai jati diri akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki jati diri?
Marilah kita Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia mulai dari sekarang.

Bahaya Plastik Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.
Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Edward Markey, anggota kongres dari Partai Demokrat menyatakan bukti ilmiah menunjukkan bahwa Biaphenol A berdampak serius bagi kesehatan, khususya anak-anak. Apalagi, ahli toksin dari National Institute of Health (NIH) tahun lalu mengungkapkan, bahan kimia tersebut bisa mempengaruhi perkembangan otak pada janin dan bayi yang baru lahir.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia . Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.
Semoga informasi ini bermanfaat.

ShoutMix chat widget
 
SELAMAT DATANG DI SEMBILAN-F | SEMOGA ANDA SENANG MENGUNJUNGI BLOG INI | JIKA ANDA INGIN DUKUNG BLOG INI UNTUK MEMENANGKAN LOMBA | ANDA BISA TULIS DI BUKU TAMU | TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA |COME BACK AGAIN | OK ^_*
Sembilan-f